Gegabah ini bahasa apa sih,
yang jelas ini bahasa asli dari indonesia ya, kalo kita buka KBBI kepanjangan
dari kamus bahasa indonesia itu sendiri, Gegabah dapat diartikan
sebagai terlampau berani sehingga
mengakibatkan kurang hati-hati (tentang sikap, tindakan, perbuatan) hasil kutipan Kamus Online hhe.
Melihat dari artian gegabah dapat kita nilai bahwasanya hal itu ga baik. Ya
kan, iyalah.
Pada jaman
dahulu, bukan jaman para nabi, bukan juga jamannya para khalifah ketika
peradaban islam di abbasiyah-umayyah-turki usmani, bukan ketika jamannya
kerajaan gajah mada, ataupun semasa Indonesia dijajah belanda-jepang-sekutu.
But ini jaman ketika gue sudah dijaman Indonesia sudah merdeka jauh dan telah
memasuki masa ke-modern-nan, hhi . Alhamdulillah gue ber- Syukur banget Allah
menghidupkan gue dimasa yang penuh kesejahteraan ini. Ya gue rasa begitu.
Gue pernah
merasakan gegabah ketika gue mau ikut kemah entah kemah apa lupa intinya ikut
kemah pramuka. Gue sudah ijin sama ummik. Jawabannya ummik ijin dulu ke abahnya
nanti ummik ngikut, gue coba ijin ke abah syukur Alhamdulillah gue di ijinin
ikut kemah tersebut. Salahnya gue ijin di hari-hari jauh menuju hari H.
Beberapa
hari gue kangen sama seseorang yang deket sama gue, entah mengapa gue nerima
apa nelpon duluan sama orang yang gue suka waktu itu. Sambil gue rekam
pembicaraan gue sama doi. Yaps apa hasilnya telpon gue dilacak oleh abah ketika
gue berlayar dipulau kapuk maksudnya sih tidur. Itu kalimat anak pramuka kalo
sedang tidur hhhi. Alhasil gue dimarahi habis-habisan guys. Huhu -___- nangis
atiku loro *apaan yaks.
Dah, waktu
itu abah gue membatalkan gue ikut kemah bray, bayangkan dimarahi+dibatalin ikut
kemah apa yang kalian rasakan? Loro toh. Itulah letak kesalahan gue ketika gue
mau ikut kemah eh batal. Dampaknya gue gaterlalu diberi kepercaayan sama abah
gue makanya gue fakum di pramuka. Huhu itu pengalaman yang paling menyedihkan.
Well, Maka dari
itu, jangan gegabah mengambil suatu tindakan ya guys, sebab apa. Dampak buruk
akan menyerang kita. So berhati-hatilah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar